Membuka file lama, cerita lama, tawa dan duka...smua sudah berlalu. Semangad Velangi! ^^
Dialog di Bawah Bulan
Yulistya Venita (25 Juli 2010)
...
Aku tau...
Ini sesungguhnya bukan diriku.
Bukan utuh rupaku.
Bukan aku yg ku mau.
Dan aku memang tak lagi seperti dulu.
Aku memilih jalanku.
Dan ku tau mgkin tak lg sama sprti aku yg dulu.
Aku sadar.
Dan aku tak gila.
Aku sadar.
Dan aku jalani smua dgn yakin di jiwa.
Aku tak ingin berubah.
Tapi waktu mengubahku.
Bisakah tak menuduhku?
Bisakah berpikir luas tentangku?
Bisakah memahami tingkah anehku?
Tak perlu bila memang tak mau.
Toh, mmg slama ini kita tak saling tau-menau.
Tapi aku tak akn meninggalkan kapal itu.
Entah seburuk apa isinya.
Setak-menyenangkan apa berada di dalamnya.
Semenggoda apa kapal sebelah.
Aku akn tetap di kapal itu.
Aku tak akn trjun bebas ke laut lepas.
Tak akan. Yakinlah padaku, teman.
Aku tak akan begitu saja menjadi penghianat.
Tidak untuk kalian, dan terlebih kpdaNYA.
Karena kapal itu ajarkan aku byk ilmu, byk hal yg perkaya hdupku.
Ajariku mengenalNYA, mengenal manusia, juga mengenal dunia.
Aku kn tetap ada di kapal itu.
Walau mgkin ada yg tak suka hadirku. Mencibir padaku. Tak apa.
Aku ada di sna untukNYA. Ya untuk menyusuri hdup dijalanNYA.
.....
Aku brjumpa kisah.
Taukah bila kisah yg ku temui itu tak biasa.
Bukan sepenggal cerita mimpi belaka.
Bukan sekedar ingin bersuka-ria.
Ini berbeda.
Bukan sprti yg di kira.
Aku tak akn berhenti bila hnya romantika sederhana.
Ah, kalian tak akn tau. Tak akn mengerti. Krna tak merasakan yg kurasa.
Aku berdialog di bawah bulan. Di kelilingi pelangi. Ya. Bulan yg smkin indah krna pelangi di dekatnya.
Aku dan dialog itu..
Seperti membuat lukisan di kertas putih.
Dengan pensil yg ku pegang erat.
Mencoba membentuk bngunan indah.
Bingung. Memulainya dari sebelah mana.
Ketika mulai ku kira2..
Tapi trnyata ada yg ragu padaku..
Tak ykin aku bisa melukisnya..
Apa benar lukisan itu begitu tak mungkin..
Haruskah dihapus segera???
Bukankah masih bisa mencoba???
Si kertas toh msih luas.
Masih ada byk ruang.
Memang tak yg tau tentang waktu.
Akupun ragu hingga kpan waktu utkku.
Tapi tetap kan ku teruskn lukisanku.
Kan ku rancang sebisaku.
Biarlah kupenuhi rasaku..
Toh, aku bkn yg memegang penghapusnya.
Bila ternyata lukisan itu begitu buruk rupa.
Tak sesuai, tak baik utk dteruskn hingga selesai. Hingga brwujud indah.
Biarlah DIA yg mghapusnya. DIA sang Maha melihat yg kn menilainya.
Mghapus sdikit yg tak DIA suka, atau malah smuanya. Tak apa. Aku tau smua baik untukku.
DIA akn berikan kertas baru jika memang ada lukisan lain yg hrus kubuat.
Ah, dialog di bwah bulan yg aneh.
Dan si kertas masih ada di depanku.
Walau sdkit basah krna trkena si airmata yg memaksa utk kluar krna sesak yg dirasa. Bkn krna apa2, tapi krna ini kisah tak biasa.
Walau terkena debu dan tergores kerikil yg entah darimana datangnya.
Walau mgkin tak putih lg wrnanya.
Aku ingin truskn melukisnya.
Karena ku blm tau hasilnya. Masih blm ada bntuk nyatanya.
Hmm..
Aku dan kisahku.
Dan mimpiku.
Dan asaku.
Dan inginku.
Bisakah tak mematikanku dgn cara itu?
Bisakah membiarknku dgn pelangiku?
Mnjadi merah, kuning, hjau, biru, abu-abu atau hitam sekalipun.
Bisakah mnjadi adil padaku?
Bila telah tiba waktuku.
Kan ku katakan sejujurnya.
Bhwa mgkin memang dialog di bwah bulan itu begitu tak ada artinya, aku tak mampu menyelesaikn lukisanku, dan aku diberikanNYA kertas yg baru.
Ya. Kan kukatakn. Kan kupahamkan diriku. Kan kubagi rasaku. Kan ku rancang ceritaku yg baru.
Tapi kini. Aku masih setia menanti.
Hingga waktu pnentuan itu datang.
Bahwa memang telah hrus brhenti.
Brhenti melanjutkn kisah ini.
Brhenti brjuang.
Brhenti dan menghilang.
1 hal...
Aku ingin ttp mnjadi kuat.
Mnjadi prkasa.
Mnjadi indah.
Karena ada DIA brsamaku.
DIA tak akn tinggalkanku. Akn slalu mengarahkn jalanku.
DIA..Pemilik hati dan hdupku.
Smangad!
Smpan saja tangis itu.
Mgkin kan ada duri yg lbh menyakitkn.
Berhati-hati. Ya jalan dgn hati-hati. Dan tentu ttp menggunakn hati.
Karena hati ada tuk ingatkn diri, kmana hrus pergi.
_Ve_
Masih di bulan Juli.
5 Hari stlah di '24'
5 Hari stlah hari brsejarah nan ceria.
5 Hari dgn cinta yg tak biasa.
Hmm..
Ini cerita aneh yg prnah ku buat. He2..
Smg hrni lbh brmakna.
Smangad Venita.
Smua kn indah..pd waktunya..^_^
Aku tau...
Ini sesungguhnya bukan diriku.
Bukan utuh rupaku.
Bukan aku yg ku mau.
Dan aku memang tak lagi seperti dulu.
Aku memilih jalanku.
Dan ku tau mgkin tak lg sama sprti aku yg dulu.
Aku sadar.
Dan aku tak gila.
Aku sadar.
Dan aku jalani smua dgn yakin di jiwa.
Aku tak ingin berubah.
Tapi waktu mengubahku.
Bisakah tak menuduhku?
Bisakah berpikir luas tentangku?
Bisakah memahami tingkah anehku?
Tak perlu bila memang tak mau.
Toh, mmg slama ini kita tak saling tau-menau.
Tapi aku tak akn meninggalkan kapal itu.
Entah seburuk apa isinya.
Setak-menyenangkan apa berada di dalamnya.
Semenggoda apa kapal sebelah.
Aku akn tetap di kapal itu.
Aku tak akn trjun bebas ke laut lepas.
Tak akan. Yakinlah padaku, teman.
Aku tak akan begitu saja menjadi penghianat.
Tidak untuk kalian, dan terlebih kpdaNYA.
Karena kapal itu ajarkan aku byk ilmu, byk hal yg perkaya hdupku.
Ajariku mengenalNYA, mengenal manusia, juga mengenal dunia.
Aku kn tetap ada di kapal itu.
Walau mgkin ada yg tak suka hadirku. Mencibir padaku. Tak apa.
Aku ada di sna untukNYA. Ya untuk menyusuri hdup dijalanNYA.
.....
Aku brjumpa kisah.
Taukah bila kisah yg ku temui itu tak biasa.
Bukan sepenggal cerita mimpi belaka.
Bukan sekedar ingin bersuka-ria.
Ini berbeda.
Bukan sprti yg di kira.
Aku tak akn berhenti bila hnya romantika sederhana.
Ah, kalian tak akn tau. Tak akn mengerti. Krna tak merasakan yg kurasa.
Aku berdialog di bawah bulan. Di kelilingi pelangi. Ya. Bulan yg smkin indah krna pelangi di dekatnya.
Aku dan dialog itu..
Seperti membuat lukisan di kertas putih.
Dengan pensil yg ku pegang erat.
Mencoba membentuk bngunan indah.
Bingung. Memulainya dari sebelah mana.
Ketika mulai ku kira2..
Tapi trnyata ada yg ragu padaku..
Tak ykin aku bisa melukisnya..
Apa benar lukisan itu begitu tak mungkin..
Haruskah dihapus segera???
Bukankah masih bisa mencoba???
Si kertas toh msih luas.
Masih ada byk ruang.
Memang tak yg tau tentang waktu.
Akupun ragu hingga kpan waktu utkku.
Tapi tetap kan ku teruskn lukisanku.
Kan ku rancang sebisaku.
Biarlah kupenuhi rasaku..
Toh, aku bkn yg memegang penghapusnya.
Bila ternyata lukisan itu begitu buruk rupa.
Tak sesuai, tak baik utk dteruskn hingga selesai. Hingga brwujud indah.
Biarlah DIA yg mghapusnya. DIA sang Maha melihat yg kn menilainya.
Mghapus sdikit yg tak DIA suka, atau malah smuanya. Tak apa. Aku tau smua baik untukku.
DIA akn berikan kertas baru jika memang ada lukisan lain yg hrus kubuat.
Ah, dialog di bwah bulan yg aneh.
Dan si kertas masih ada di depanku.
Walau sdkit basah krna trkena si airmata yg memaksa utk kluar krna sesak yg dirasa. Bkn krna apa2, tapi krna ini kisah tak biasa.
Walau terkena debu dan tergores kerikil yg entah darimana datangnya.
Walau mgkin tak putih lg wrnanya.
Aku ingin truskn melukisnya.
Karena ku blm tau hasilnya. Masih blm ada bntuk nyatanya.
Hmm..
Aku dan kisahku.
Dan mimpiku.
Dan asaku.
Dan inginku.
Bisakah tak mematikanku dgn cara itu?
Bisakah membiarknku dgn pelangiku?
Mnjadi merah, kuning, hjau, biru, abu-abu atau hitam sekalipun.
Bisakah mnjadi adil padaku?
Bila telah tiba waktuku.
Kan ku katakan sejujurnya.
Bhwa mgkin memang dialog di bwah bulan itu begitu tak ada artinya, aku tak mampu menyelesaikn lukisanku, dan aku diberikanNYA kertas yg baru.
Ya. Kan kukatakn. Kan kupahamkan diriku. Kan kubagi rasaku. Kan ku rancang ceritaku yg baru.
Tapi kini. Aku masih setia menanti.
Hingga waktu pnentuan itu datang.
Bahwa memang telah hrus brhenti.
Brhenti melanjutkn kisah ini.
Brhenti brjuang.
Brhenti dan menghilang.
1 hal...
Aku ingin ttp mnjadi kuat.
Mnjadi prkasa.
Mnjadi indah.
Karena ada DIA brsamaku.
DIA tak akn tinggalkanku. Akn slalu mengarahkn jalanku.
DIA..Pemilik hati dan hdupku.
Smangad!
Smpan saja tangis itu.
Mgkin kan ada duri yg lbh menyakitkn.
Berhati-hati. Ya jalan dgn hati-hati. Dan tentu ttp menggunakn hati.
Karena hati ada tuk ingatkn diri, kmana hrus pergi.
_Ve_
Masih di bulan Juli.
5 Hari stlah di '24'
5 Hari stlah hari brsejarah nan ceria.
5 Hari dgn cinta yg tak biasa.
Hmm..
Ini cerita aneh yg prnah ku buat. He2..
Smg hrni lbh brmakna.
Smangad Venita.
Smua kn indah..pd waktunya..^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar